Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH
Blog EntryJul 9, '08 1:29 AM
for everyone

Let’s save energy

to save our world

Energy security=Climate security

 

PENDAHULUAN

Climate security yang bisa diartikan sebagai ketahanan iklim erat kaitannya dengan yang sekarang sering disebut-sebut sebagai climate change (perubahan iklim). Sudah tidak asing lagi jika disebut-sebut bahwa climate change disebabkan oleh global warming (pemanasan global).

SEBAB

Sinar matahari masuk ke bumi [1] (perlu diketahui BUMI memiliki lapisan pelindung seperti atmosfer,gunanya untuk memfilter sinar UV , sebagian dari sinar UV yang terfilter akan dipantulkan kembali ke angkasa) [2] sisanya akan diserap oleh bumi [3]

 

Dari proses diatas sebenarnya tidak ada yang salah bukan? Karena hal itu memang terjadi secara alamiah, Tuhan tentu menciptakan BUMI agar tetap hangat. Namun seiring dengan berjalannya waktu dan kemajuan teknologi yang dengan polosnya memproduksi Gas Rumah Kaca seperti CO2. Dengan terakumulasinya CO2 di atmosfir maka sinar UV yang masuk ke BUMI akan sulit terpantulkan ke angkasa kembali. Dan menyebabkan sinar UV dalam bentuk infra red terus terpantulkan dan membuat suhu di BUMI semakin panas. Itulah yang disebut dengan Global Warming (Pemanasan Global) karena Efek Gas Rumah Kaca.

Begitulah singkatnya proses terjadi Global Warming. Memang perlu untuk diketahui, tapi yang lebih penting adalah mengetahui dampak yang diakibatkan oleh global warming itu.

 AKIBAT

Meningkatnya temperature permukaan bumi, IPCC menyatakan bahwa kenaikan suhu Bumi periode 1990 - 2005 antara 0.15 - 0.13 derajat Celcius, jika kondisi ini dibiarkan maka diprediksikan periode 2050 - 2070 suhu Bumi akan naik pada kisaran 4,2 derajat Celcius. Padahal Emil Salim bilang jika naik 2 derajat Celcius saja maka kehidupan di Bumi akan bubar.(informasi tambahan)

        
Banyak terjadi bencana alam. Seperti badai topan yang akan terjadi dimana-mana dengan frekuensi yang meningkat

-         Curah hujan akan meningkat. Kondisi saat ini, curah hujan di seluruh dunia telah meningkat sebesar 1 persen dalam seratus tahun terakhir. Hal ini dikarenakan untuk setiap derajat Fahrenheit pemanasan akan mengakibatkan

-  Angin akan bertiup lebih kencang dengan pola yang berbeda-beda.

-         Pola cuaca menjadi tidak terprediksi dan lebih ekstrem. (badai yang menggila)

 

Permukaan air laut yang semakin meningkat karena melelehnya es di kutub utara.  Dampak yang ditimbulkan bagi negara kita jika tanpa ada upaya pencegahan maka kita akan kehilangan 2.000 pulau karena air laut akan naik pada ketinggian 90 cm. Tadinya kita memiliki 17.504 pulau tapi kini tinggal 17.480 pulau oleh sebab naiknya air laut dan usaha penambangan. Kehilangan asset 2.000 pulau akan luar biasa dampaknya yang berujung pada penyempitan wilayah kedaulatan RI (ribuan pulau punah??)


Daerah di bagian Utara bumi (Kutub Utara) akan memanas lebih dari daerah-daerah lain di bumi. Dengan kondisi seperti ini maka akan berakibat fatal pada fauna-fauna yang berhabitat di Kutub Utara seperti penguin dan beruang kutub. Betapa tidak, gunung es dengan perlahan namun pasti akan mencair, sehingga berimplikasi pada jumlah es yang mengapung, yakni akan jauh lebih sedikit. Oleh karena itu, tidak heran jika beruang kutub banyak yang tidak dapat survive dengan keadaan seperti ini.(beruang yang lucunya minta ampun mau punah jugah??)

 PEMBAHASAN

Keadaan BUMI beberapa kurun terakhir memang sangat parah. Betapa tidak, jika dilihat dari dampak-dampak yang diakibatkan dari pemanasan global yang merupakan muara dari climate change (perubahan iklim) dapat menyebabkan kerusuhan yang terjadi di beberapa bagian negara. Dunia perpolitikan hingga perekonomian mulai tersorot juga sebagai parameter dari dahsyatnya dampak climate change ini. Negara-negara besar yang mempioni gerakan Clean Energy and Sustainable Development (seperti the Group of eight (G8) countries – Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Rusia, Amerika Serikat, Kanada, dan Jepang. Serta the plus five' yang terdiri dari  Brasil, China, India, Mexico and Africa Selatan) juga ikut memberikan kontribusi dalam hal penangan climate change yang mulai mengancam ubun-ubun perekonomian negara mereka. Yang sekarang sedang mereka kumandangkan adalah hal Energy Security dan Climate Security, yang dapat kita pahami sebagai satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

Negara-negara yang disebutkan diatas diketahui sebagai negara yang mengemisikan Gas Rumah Kaca terbesar (Gas yang dapat menyebabkan Efek Rumah Kaca dalam Global Warming, seperti CO2). Yang dapat kita ketahui bersama dampaknya akan terasa perlahan demi perlahan secara global. Dan kongres-kongres yang telah diadakan bersama baik oleh negara-negara penghasil terbesar emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dengan negara-negara penghasil  GRK yang biasa-biasa saja ditemukan titik temu yang boleh dikatakan masih terlihat semu.

Betapa tidak, solusi yang keluar sangat merugikan pihak negara-negara penghasil emisi GRK yang biasa-biasa saja. Seperti kita ketahui hasil solusi yang dihasilkan dari pertemuan UNFCCC di Bali akhir taun kemarin yang menjunjung tinggi mengenai perhitungan penggunaan carbon (carbon credit) yang ujung pangkalnya tersangkut pada perihal jual-beli karbon. Jika kita telaah kembali jual beli karbon hanyalah sebuah formalitas yang bersifat sebagai topeng yang menyembunyikan kedok kejahatan yang dilakukan oleh para negara-negara penghasil emisi terbesar.


PENJELASAN
Sistematikanya seperti ini, negara-negara maju mengurangi jumlah emisi GRK dengan persentase yang sangat kecil sekali dan untuk mengkonpensasi kekurangan tersebut mereka melakukan pembayaran carbon sesuai dengna bill yang mereka gunakan. Di inggris hal ini sudah diberlakukan setiap pemakaian energi yang dapat mengemisikan karbon. Mereka akan dikenakan pembayaran sejumlah dengan pemakaian energi yang mereka gunakan. Sistem pembayaran ini disebut dengan Carbon Ration Card(?), warga negara Inggris diwajibkan membawanya ketika melakukan transaksi pembelian bensin untuk kendaraan, penggunaan listrik untuk keperluan rumah tangga, hingga pada pembelian tiket pesawat. Uang yang dikeluarkan akan diberikan pada negara berkembang yang bersedia menanam pohon untuk menyerap karbon yang telah mereka keluarkan. 

PENDAPAT PENULIS

Pembicaraan tentang jual beli karbon bisa dilihat dari dua sisi, sisi baiknya penggunaan karbon di negara-negara penghasil emisi GRK terbesar dapat dikontrol, namun sisi buruknya berdampak pada kita sebagai negara penerima uang yang menjadi budak melakukan penanaman pohon untuk mereka. Tidak buruk jika kita melihat dari sisi penanaman pohon itu sendiri, yang menjadi masalah adalah sisi mentalitas kita sebagai negara berkembang yang malah diinjak-injak oleh negara-negara maju.


Sedikit memusingkan bukan? Lihatlah analogi sederhananya. Kau boleh merokok, asal membayar sejumlah uang kepada setiap orang yang tidak merokok dan berada dalam ruangan yang sama bersamamu, supaya mereka dapat memeriksakan kesehatan mereka ke dokter.  Nah seperti itu kurang lebih. Agak aneh dan cukup mampu mengangkat alis Anda bukan?

Sebab itu, pembicaraan tentang “jual-beli karbon” adalah sebuah lelucon. Membiarkan seseorang mengencingi baju kita, kemudian menerima bantuan dari orang itu untuk mencuci baju, dimanakah harga diri kita?

Yah...setidaknya itu adalah keputusan yang mau tidak mau kita terima. Para senator di Amerika Serikat telah didesak oleh para pejuang-pejuang lingkungan dalam pembuatan Undang-Undang yang mengatur bahwa Amerika Serikat harus menurunkan emisi diatas 4.3% setiap tahun, agar tahun 2020 emisi karbon yang dikeluarkan oleh Amerika sudah ideal. Setelah beradvokasi terus menerus, berjuang tanpa lelah mereka telah sampai pada pembuatannya dalam sebuah Rancangan Undang-Undang. Semoga saja apa yang diperjuangkan disana agak segera goal. Sehingga kita dapat mengatasi permasalah climate change bersama-sama.

Sementara para penggede-penggede disana memperihalkan masalah finansial ini itu mengenai pembayaran karbon, kita sebagai warga biasa lebih baik melakukan hal-hal kecil namun akan memberikan dampak yang luar biasa bagi BUMI kita ini dalam melawan musuh terbesarnya yaitu climate change.

SOLUSI

Apa saja sih yang dapat kita kerjakan, ikut duduk dalam kongres yang bahkan mengambil untuk mengambil kamera didalam saja susahnya minta ampun? Atau ikut demo dijalanan melontar  makian-makian pada pabrik Asing yang merupakan salah satu jebolan dari negara maju, yang padahal barang hasil produksinya kita konsumsi sehari-hari? Atau cukup dengan berdoa agar Tuhan mengehentikan semuanya? Atau bahkan malah ikut heboh memperparah keadaan dan ikut merencanakan kiamat dini?

Yah itu semua kembali pada hati nurani masing-masing. Jika satu orang saja mampu menyampaikan informasi dari blog ini kepada orang lain dan memulai membukan mengenai pemikiran yang baru dan kebiasaan yang baru dan terduplikasi pada orang lain juga, maka tidak diragukan BUMI kita akan segera pulih dari sakitnya.

Hal simple yang bisa kita lakukan untuk BUMI adalah..


PENUTUP
Tidak begitu sulit bukan? Jika kita memulainya dari diri sendiri dan melakukan perubahan secara bertahap. Diawal memang sulit, tapi ingatlah anak cucu kita yang akan merasakan sejuta kali kesulitan lebih parah dibanding kita. Pelan-pelan aja, semuanya butuh proses dan pembelajaran. Yuk..kita belajar sama-sama.





Ditulis oleh Vera Yulia Rachmawaty

vera_rachma_1989@yahoo.co.uk

Bantuan dari berbagai sumber dan gambar diambil dari bundel Greenpeace berjudul ”How to Save Climate”.


 Sponsored by:



15 CommentsChronological   Reverse   Threaded
droppingzone wrote on Jul 9, '08
First!
Penjelasan untuk gambar2nya dong tuh!
winduradityo wrote on Jul 9, '08
huaaaa .... akhirnya diposting juga ....
nice article ....
keren ...
udah baca dari atas sampe bawah (sumpe deh)

verafun wrote on Jul 9, '08
First!
Penjelasan untuk gambar2nya dong tuh!
gambar yang solusi yah?
tadinya mau ditambahin penjelasan buat gambar2nya tapi dari gambarnya aja kayaknya udah keliatan apa yang harus dilakukan..
takutnya malah jadi panjang banget..ini aja udha panjang banget..takut orang jenuh bacanya..
yeah..mungkin klo emang misalkan harus ada penjelasan..
mungkin aku harus pake plan B
link gambarnya ke postingan aku yang lain..
makasih buat sarannya ya mas..
Insya Allah diperbaiki
verafun wrote on Jul 9, '08
huaaaa .... akhirnya diposting juga ....
nice article ....
keren ...
udah baca dari atas sampe bawah (sumpe deh)
sengaja pengen launching pas 10 juli hari ultah vey..
yah untuk mentralisir keadaan di hari ini aja kok...
setidaknya ini salah satu perwujudan klo aku gak akan pernah patah semangat...
:)

*foto akunya geli banget yah..itu diambil pas lagi Anti Plastic Bag Campaign by HMTL ITB

norak..norak..
heheh
winduradityo wrote on Jul 9, '08
verafun said
sengaja pengen launching pas 10 juli hari ultah vey..
yah untuk mentralisir keadaan di hari ini aja kok...
setidaknya ini salah satu perwujudan klo aku gak akan pernah patah semangat...
:)

*foto akunya geli banget yah..itu diambil pas lagi Anti Plastic Bag Campaign by HMTL ITB

norak..norak..
heheh
kalo pun kamu ga posting hari ini ...
aq minta filenya ntar aq yang posting in atas nama kamu koq :D

*gpp, kan emang harus ada foto penulis hehehehe
verafun wrote on Jul 9, '08
kalo pun kamu ga posting hari ini ...
aq minta filenya ntar aq yang posting in atas nama kamu koq :D

*gpp, kan emang harus ada foto penulis hehehehe
hehehe...
iya..maksih ya...
berkat bantuan Aa nih artikel ini bisa tertulis di blog ku..
klo gak dari aa mana mungkin aku tau ada blog competition beginian..
Ayo kapan dirimu ikut menulis juga...
katanya mau bersaing..heheh..ayo..ayo...
pasti keren banget bikinan aa..
winduradityo wrote on Jul 9, '08
verafun said
Ayo kapan dirimu ikut menulis juga...
katanya mau bersaing..heheh..ayo..ayo...
pasti keren banget bikinan aa..
ah,ngeliat bikinanmu ini aja dah serem bersaingnya ....
hahahahaaha ...

*nggak ikutan ah, ntar malah nambah saingan kamu :P
verafun wrote on Jul 9, '08
ah,ngeliat bikinanmu ini aja dah serem bersaingnya ....
hahahahaaha ...

*nggak ikutan ah, ntar malah nambah saingan kamu :P
ah...enggak..
tulisan aku gada apa2nya...masih polos dan kekanak-kanakan..
yah..??
ditunggu yah postingan di blog aa...

*aku kan suka bersaing orangnya :P
saverioratu wrote on Jul 11, '08
Wah ada juga postingan tentang Global Warming setelah sekian lama, btw nice posting, keep campaign for the Global Warming n writting....
Salam kenal ^_*
anasfr wrote on Jul 16, '08
Mba Vera saya juga ikutan nih, mohon saran dan komentar.
http://mumtazanas.wordpress.com/2008/07/17/ketahanan-iklim/
verafun wrote on Jul 17, '08
Wah ada juga postingan tentang Global Warming setelah sekian lama, btw nice posting, keep campaign for the Global Warming n writting....
Salam kenal ^_*
iyha mas..
ini juga karna ada blog competition. Bisa dibilang basi sih...tapi isu lingkungan gak akan pernah abis...dan tugas gue sebagai mahasiswa (apalagi dengan keikutsertaan gue di Unit LIngkungan U-Green ITB, merasa jadi suatu keharusan menyampaikan isue ini..)
:)
makasih buat komennya..
verafun wrote on Jul 17, '08
anasfr said
Mba Vera saya juga ikutan nih, mohon saran dan komentar.
http://mumtazanas.wordpress.com/2008/07/17/ketahanan-iklim/
sudah saya komentar yaa..
:)
nice article
imazahra wrote on Jul 18, '08
Nice article, dek :-)

*baru pulang dari Bandung niy* :-p
verafun wrote on Jul 18, '08
Nice article, dek :-)

*baru pulang dari Bandung niy* :-p
makasih mbak..
:)
mudah2an materinya juga manis..
:)

dari bandung..??
huah....kok gak ngabar2in mbak...padahal pengen ketemu..
Comment deleted at the request of the author.
Add a Comment
   

Vera Yulia Rachmawaty

this is me verafun started this blog since 2005 there are so many silly things that color my life :)