semua tingkahmu begitu menghujamku
menenggelamkanku kepada sebuah palung
mengiris tiap epidemi kulitku
meregang tiap lilitan syarafku
hingga ku mendekati ajalku
waktu yang tak henti memburuku
memberiku sebuah ruang yang penuh kabut
berharap pada anganku dan anganmu
mampu mengeluarkanku dari parut itu
ahh...ternyata itu semua hanyalah sebuah sikuel dari imajiku
mengusik, memecah hingga mengabur
memberi sebuah tabir pernuh kalut
lalu kembali ku menunggu waktu itu
waktu yang memburuku atas perintahmu
vera_rachma_1989
1st september
10.52pm